Logo Pedir Museum

DIRHAM: As-Sulthan Al-'Adil Ahmad Malik Azh-Zhahir

Area Pengeditan Teks: Silakan edit judul dan data spesifikasi artefak di bawah ini.

DIRHAM: As-Sulthan Al-'Adil Ahmad Malik Azh-Zhahir

Identitas Koleksi
Koleksi: Pedir Museum
Nomor Inventaris: 01.0003
Nama Artefak: Dirham Sumatra Pasai DSP
Penerbit: As-Sulthan Al-'Adil Ahmad Malik Azh-Zhahir

Spesifikasi Fisik
Diameter: 10 mm
Berat: 0,600 gram
Mutu Material: Emas 18 Karat

Inskripsi
Sisi Depan (Obverse): السلطان العادل (As-Sulthan Al-'Adil / Sultan yang adil)
Sisi Belakang (Reverse): أحمد ملك الظاهر (Ahmad Malik Azh-Zhahir)

Deskripsi Sejarah

Dirham-dirham dengan bunyi inskripsi seperti ini ditemukan dalam beberapa variasi cetakan yang satu sama lain tampak memiliki sedikit perbedaan. Setelah pemerintahan Sultan Zainal ‘Abidin Ra-Ubabdar yang wafat pada 841 H/1438 M, ada dua sultan bernama Ahmad yang diketahui telah memerintah di Sumatra-Pasai.

Pertama, Khoja Sultan Al-'Adil Ahmad bin Zainal 'Abidin Ra-Ubabdar. Ia adalah putra Zainal 'Abidin Ra-Ubabdar yang dikuburkan di dekat kubur ayahnya. Khoja Sultan Ahmad wafat pada 11 Rajab 868 H (20 Maret 1464). Kuburnya berada di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Kedua, Khoja Sultan Ahmad bin Zainal ‘Abidin bin Khoja Sultan Ahmad bin Zainal ‘Abidin Ra-Ubabdar, cucu dari yang pertama. Ia wafat pada 10 Rabi'ul Awal 919 H (16 Mai 1513 M). Kuburnya berada di Gampong Meunasah Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Referensi Publikasi
J. Hulshoff Pol
T. Ibrahim Alfian
J. Leyten

Penggunaan dan Reproduksi
Setiap bentuk publikasi ulang, penggunaan, atau reproduksi karya Pedir Museum dalam format apa pun wajib mendapatkan izin resmi dari Pedir Museum.

Kredit Foto: Irfan M Nur

⬇️ AREA UNGGAH GAMBAR ⬇️

1. Sorot (blok) dan hapus seluruh teks di dalam area kotak berwarna merah muda ini.

2. Setelah kotak merah muda ini kosong, letakkan kursor (titik kedip) di dalamnya.

3. Tekan tombol "Sisipkan Gambar" (Insert Image) pada menu atas Blogger untuk memasukkan foto-foto artefak.

Bagikan: